(Ilustrasi/Rahmi-www.dapurpena.com)
Oleh : Denaar
Pandanglah langit malam yang sedang tersenyum padamu
Rasakan belaian lembutnya
Hingga kalbumu ikut bicara
Apakah kamu tahu?
Dia ingin menghapus air matamu
Menggantinya dengan seulas senyum tipis
Pendar matanya seolah ingin berceloteh denganmu
Lalu, berbisik mesra berkata padamu
Tuhan ingin tengadah tanganmu yang luas
Tuhan ingin mendengar tangismu dengan puas
Dan Tuhan ingin melihat bibirmu menyebut asma-Nya
hingga basah
Apa kau tahu?
Pekat malam ini sebuah pertanda alam
Memintamu bersua dengan-Nya
Bercumbu rayu hingga tandas
Nganjuk, 11 Juni 2020
BACA JUGA : Merindu Pemilik Hati



