BANJARMASIN, DAPURPENA -- Meskipun perkuliahan di perguruan tinggi masih dilaksanakan secara daring, namun hal ini tidak menyurutkan semangat dakwah sekelompok anak muda. Mereka yang tergabung dalam organisasi Forum Studi Alquran FEB ULM Banjarmasin ini tetap mengajak mahasiswa belajar mengaji melalui program kelas daring.
Menurut Muhammad Yusuf selaku Ketua Umum, program dengan nama Rumah Alquran Ulul Albab ini merupakan program rutin yang mereka adakan. Bertujuan agar mahasiswa FEB ULM memiliki kemampuan membaca Alquran sesuai kaidah tajwid serta semakin mencintai Alquran dan ajaran Islam.
Namun pelaksanaannya
kali ini berbeda dengan sebelumnya di mana peserta dan pengajar bisa bertemu
tatap muka. Pada tahun ini program harus dilaksanakan secara daring karena
menyesuaikan kebijakan kampus.
Diakui Yusuf, adanya pandemi membuat mereka harus menghadapi berbagai kendala.
“Beberapa kendala pelaksanaan program Rumah Quran adalah kendala koneksi jaringan internet peserta beberapa tidak kuat sehingga dalam mengikuti program menjadi kurang maksimal. Semangat peserta juga semakin menurun dalam mengikuti kajian,” katanya ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp (23/02/2021)
Program ini menyediakan dua jenis kelas, yaitu kelas pra tahsin dan tahsin. Seluruh mahasiswa FEB ULM bisa mengikuti program yang nantinya dilaksanakan selama kurang lebih satu semester. Program ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Meskipun bisa dilaksanakan secara daring, Yusuf tetap berharap agar program ini bisa dilaksanakan secara tatap muka kembali.
“Harapan kami
sebagai penyelenggara semoga pandemi Covid-19 ini segera Allah angkat sehingga
program Rumah Quran bisa dilaksanakan secara langsung untuk meminimalisir
kendala-kendala yang ada saat pelaksanaan di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.
Reporter: Fadillah



